API AI
Salad
Salad adalah cloud GPU terdistribusi yang menawarkan komputasi berbiaya rendah dan terdistribusi secara geografis untuk AI, inference, training, dan beban kerja lain yang berat di GPU.
Salad
Apa itu Salad?
Salad adalah platform cloud GPU terdistribusi yang menyediakan akses ke banyak GPU konsumen melalui jaringan node global. Platform ini diposisikan untuk AI inference, model training, batch processing, rendering, dan beban kerja lain yang berat di GPU dengan harga berbasis penggunaan dan deployment berbasis container.
Cara menggunakan Salad?
- 1Buat akun Salad dan hubungi sales jika Anda membutuhkan harga diskon untuk volume tinggi.
- 2Pilih jenis GPU dan jumlah yang sesuai dengan workload Anda.
- 3Kemas aplikasi Anda sebagai Docker container untuk Salad Container Engine.
- 4Deploy workload ke SaladCloud dan pantau ketersediaan, scaling, serta gangguan.
- 5Lakukan scale up atau down saat permintaan berubah tanpa mengelola VM satu per satu.
Salad Fitur utama
- Cloud GPU terdistribusi dengan node yang tersebar secara geografis
- Deployment Docker container melalui Salad Container Engine
- Harga berbasis penggunaan dengan tarif awal rendah
- Dukungan inference skala besar dan batch workload
- Deployment yang kompatibel dengan multi-cloud
- Realokasi workload otomatis saat node offline
- Isolasi keamanan dengan container terenkripsi
- Tidak perlu mengelola VM
Salad Contoh penggunaan
- AI inference skala besar
- Model training dan fine-tuning
- Text-to-image generation
- Speech-to-text transcription
- Workload computer vision
- Deployment LLM
- Batch processing dan rendering
- Workload GPU bergaya HPC
Salad Harga dan kredit gratis
Salad menggunakan model Berbayar, Harga khusus.
Salad Kelebihan dan kekurangan
Kelebihan
- Harga awal GPU sangat rendah
- Jaringan GPU terdistribusi yang besar
- Cocok untuk AI inference yang skalabel
- Deployment berbasis Docker menyederhanakan setup
- Harga berbasis penggunaan tanpa pembayaran di muka
Kekurangan
- Ketersediaan GPU dapat terputus seperti spot capacity
- Cold start lebih lama dibanding GPU cloud biasa
- vRAM tertinggi di jaringan dibatasi hingga 24 GB
- Kurang ideal untuk workload dengan latensi sangat rendah
Salad paling cocok untuk apa?
- Tim AI yang membutuhkan inference GPU berbiaya rendah
- Startup yang ingin menskalakan workload model dengan cepat
- Developer yang men-deploy aplikasi GPU dalam container
- Bisnis yang mencari alternatif lebih murah dari cloud besar
- Workload yang bisa mentoleransi gangguan seperti spot